
Namlea, 5 September 2026 — Universitas Iqra Buru (UNIQBU) memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad Universitas Iqra Buru ke-23 yang berlangsung di Auditorium Abdurrahman Tukuboya, Kampus Universitas Iqra Buru, Sabtu (5/9/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Menguatkan Spiritualitas dan Membangun Universitas Iqra Buru yang Unggul, Berkarakter, dan Berdampak” tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh sivitas akademika UNIQBU untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, keteladanan, serta komitmen dalam memajukan perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian sejarah berdirinya Universitas Iqra Buru yang disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Muslim Buru, Ir. Zainuddin Boy, MM., yang juga merupakan salah satu tokoh pendiri Universitas Iqra Buru.
Dalam penyampaiannya, Zainuddin Boy mengisahkan perjalanan dan perjuangan para pendiri dalam meletakkan dasar berdirinya Universitas Iqra Buru hingga berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi di Kabupaten Buru.
Rektor Universitas Iqra Buru, Dr. Muhammad Sehol, S.Pd., M.Si., M.Pd.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya dua momentum penting tersebut.
“Puji dan syukur kepada Allah SWT, kita dapat berkumpul dalam kegiatan pada hari ini yang merupakan hari bahagia, karena kita melaksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad Universitas Iqra Buru ke-23,” ujar Rektor.
Rektor menegaskan bahwa perjalanan Universitas Iqra Buru tidak terlepas dari perjuangan para pendiri yang telah meletakkan fondasi bagi berdirinya universitas, serta para penerus yang terus menjalankan dan mengembangkan UNIQBU hingga saat ini.
Menurutnya, selama perjalanan 23 tahun, Universitas Iqra Buru telah memberikan kontribusi nyata dalam bidang pendidikan dengan melahirkan kurang lebih 7.000 alumni yang tersebar di berbagai bidang pengabdian dan profesi.
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendiri Universitas Iqra Buru atas perjuangan dan dedikasi yang telah diberikan dalam membangun institusi pendidikan tinggi di Kabupaten Buru.
Sementara itu, Ketua Yayasan Muslim Buru, Ir. Ismiran Wattiheluw, M.Si., menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad ke-23 UNIQBU merupakan momentum yang sangat istimewa.
“Puji dan syukur kepada Allah SWT. Hari ini merupakan momentum istimewa karena kita memperingati dua momentum sekaligus, yaitu Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad Universitas Iqra Buru ke-23,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah berkenan hadir serta kepada panitia yang telah mempersiapkan kegiatan sehingga dapat terlaksana dengan baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Buru, Azis Tomia, S.STP., MM., yang membawakan sambutan Bupati Buru sekaligus menyampaikan ucapan selamat atas Milad Universitas Iqra Buru ke-23.
Dalam sambutannya, Sekda Buru menyampaikan harapan agar UNIQBU terus berkembang dan memperkuat perannya sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Buru.
“Sebagai mitra pemerintah, Universitas Iqra Buru diharapkan dapat terus menjadi mitra yang memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Buru,” demikian pesan yang disampaikan dalam sambutan Bupati Buru.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad ke-23 Universitas Iqra Buru diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum refleksi untuk memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membangun UNIQBU sebagai perguruan tinggi yang unggul, berkarakter, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan daerah.


