• (0913) 21909

 

Universitas Iqra Buru (UNIQBU) hadir sebagai salah satu bentuk tanggung jawab terhadap keterpurukan masyarakat Maluku akibat dampak konflik sosial yang terjadi di daerah pada tahun 1999, maka sangat berdampak bagi kelanjutan studi perguuruan tinggi bagi para lulusan SMA, SMK, dan MA. Kepedulian terhadap masa depan generasi muda bangsa dan mencerdaskan kehidupan bangsa telah mendorong beberapa elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Buru untuk membentuk dan melaksanakan lembaga pendidikan tinggi yang dapat menghasilkan tenaga-tenaga yang terampil dan handal dalam melanjutkan pembangunan daerah ini pada khususnya dan bangsa Indonesia. Menindaklanjuti hal tersebut, maka pemerintah Kabupaten Buru membentuk dan mengirimkan tim yang dipimpin oleh bapak A.R Tukuboya, untuk mengadakan pertemuan dengan pihak Universitas Muslim Indonesia Makasaar (UMI) guna membuka sebuah perguruan tinggi swasta di Kabupaten Buru

Universitas Iqra Buru yang di selenggarakan oleh Yayasan Muslim Buru bergerak dalam bidang pendidikan dan da’wah.pada masa awal berdirinya Universitas iqra buru memebina pendidikan akademik,mulai dari program Diploma II dan strata satu [S1] yang tergabung dalam 8 fakultas dengan 21 program studi.

Keberadaan Universitas Iqra Buru sebagai salah satu perguruan tinggi swasta d Kawasan Timur indonesia pada mulainya berasal dari pendatanganan Memorandum Of Understading (MOU) antara pihak pemerintah kabupataten Buru dengan Universitas Muslim Indonesia Makassar pada hari Selasa tanggal 7 November 2000. Pada saat itu yang bertindak sebagai perwakilan pemerintah daerah adalah pejabat Bupati Buru R.S Sangadji, SH dan Prof. Dr.H Mansyur Ramly, M.Si., MBA sebagai rektor UMI Makassar.dan sejumlah tokoh masyarakat antara lain: Abd Rahman Tukuboya, SE, dan H Raden Mahmud.

 Sebelum MOU ditandatangani, UMI mengirimkan tim verifikasi kelayakaan pembukaan UMI Makassar Buru yang terdiri atas:

  •  DR. Ir. Amir Tjoneng, MS
  • Drs. Musibah Karnain, Msi
  • Ir. Ishak Tan
  • Ir. Mas’ud Sar, MSc

 Dalam rangka menjalankan tugas Yayasan Badan Wakaf UMI Makassar dibentuk badan pengurus harian YBW-UMI Buru yang terdiri atas:

 Ketua                 Bupati Buru

Sekretaris          A.R Tukuboya

Anggota            Drs. Abu Masbait

                          Raden Machmud

                          Muhammad Tjan                        

                          Abu Naim

                          Abdul Kadir Hentihu 

                          Abdul Kadir Tan                       

                          Rai Hani Tasijawa

 Dengan ditandatanginanya MOU tersebut, maka mulai berjalanlah roda pendidikan tinggi UMI Makassar Buru di Namlea. Pada awalnya Fakultas yang dibuka adalah Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan/Tarbiyah, Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan dan kelautan serta Fakultas Teknologi Industri, yang bertindak sebagai dekan adalah dekan Fakultas Umi Makassar sedangkan di Buru ditunjuk sekretaris dekan, yaitu;

  •  Sekretaris Fakultas Pertanian                          : Ir. Macmud Tan
  •  Sekretaris Fakultas Ekonomi                          : Drs. Djunaidi Rupelu, Msi
  •  Sekretaris Fakultas Keguruan/Tarbiyah          : Machmud Souwakil, SH
  •  Sekretaris Fakultas Perikanan                         : Ir. M. Heluth
  •  Sekretaris Fakultas Teknologi Industri           : Ir. A. Salampessy 

Dalam perjalananya YBW-UMI Makassar Buru yang diketuai oleh Bupati Buru, maka digantilah ketua pengurus karena terbentur dengan Undang-undang maka ketua harian YBW-UMI Makassar UMI Buru diganti dengan Bapak A.R. Tukuboya sedangkan untuk menjalankan kepemimpinan di UMI Makassar Buru ditunjuk Drs. Djunaidin Rupelu, Msi sebagai koordinator UMI Makassar Buru.

Pada tahun 2000, dari lima Fakultas yang telah disepakati dalam MOU tersebut, baru tiga Fakultas yang menjalankan aktivitas perkuliahaan yakni, Fakultas Pertanian, Fakultas Keguruan/ Tarbiyah. Dalam perkembanganya di awal 2001, fakultas Keguruan/Tarbiyah berubah menjadi Fakultas Hukum. Pada pertengahan tahun 2001 (Tahun Akademik 2001/2002), UMI Makassar Buru menambah satu Fakultas, Yaitu Fakultas Perikanan dan kelautan yang menjadi sekretaris dekan saat itu adalah Ir.M. Heluth dan satu sekolah tinggi Agama Islam (STAI) yang diketuai oleh Drs. Abdullah Hamid Abbas, M.Pd.

Setelah muncul aturan baru dari kementerian pendidikan tinggi yakni Undang-undang Nomor 60 tahun 2000 yang melarang diaadakanya kelas jauh. Maka Pemerintah Daerah Kabupaten Buru dan pelaksana harian YBW-UMI Makassar Buru yang dipimpin oleh bupati Bapak Drs. Husnie Hentihu mengadakan pertemuan kembali dengan Prof. Dr.H.A.R Bassalamah selaku ketua YBW-UMI Makassar untuk menindaklanjuti status UMI Makassar Buru sehingga tidak terbentur dengan aturan pemerintah. Maka dari hasil koordinasi itu dibentuklah Yayasan baru untuk memayungi penyelenggaraan perguruan tinggi.

Pada tanggal 31 Juli 2002 diibentuklah Yayasan Muslim Buru yang diketuai oleh bapak A.R Tukuboya, SE, dan yang menjadi sekretaris adalah H.Raden Mahmud. Hal ini tertuang dalam akta notaris nomor 13 tanggal 31 Juli 2002. Dengan terbentuknya Yayasan Muslim Buru maka diserahkanlah YBW-UMI Makassar kepada pihak Yayasan dan berubah nama menjadi Universitas Iqra Buru (UNIQBU) dibawah naungan Yayasan Muslim Buru, dengan diterbitkanya izin operasional oleh Dirjen DIKTI dengan surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor: 154/D/O/2003 tanggal 05 September 2003 tentang pemberian Izin penyelenggara program studi yang ada.

Dipilihnya nama ‘Iqra’ sebab ayat pertama yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhamad SAW yaitu Iqra yang berarti ‘bacalah”. Bacalah mengandung arti sangat luas bagi pengembangan pendidikan dan dakwah, mencerdaskan kehidupan bangsa sehingga dapat mendorong elemen masyarakat Kabupaten Buru untuk membentuk dan melaksanakan suatu lembaga pendidikan tinggi yang dapat menghasilkan tenaga-tenaga terampil dan handal untuk kemajuan kabupaten Buru dan Indonesia secara Umum, penamaan tersebut disepakati bersama anatara pengurus Yayasan Muslim Buru sebagai penyelenggara dan pimpinan Universitas sebagai pengelolah.

Universitas Iqra Buru (UNIQBU) hadir sebagai salah satu bentuk tanggung jawab terhadap keterpurukan masyarakat Maluku akibat konflik sosial yang terjadi sehingga elemen masyarakat dan tokoh pemerintah saat itu menciptakan solusi untuk kemajuan generasi muda sebagai generasi perubahan kedepan.

 

 

 

 

Contact Info

Alamat: Jalan Prof. Dr. Abd. Bassalamah, Namlea

Tel: (0913) 21909

Fax: (0913) 21909

Email: info@uniqbu.ac.id

Gmail: uniqbu.bauk@gmail.com

Pengelola: Risman Iye

 

Newsletter
Masukkan email Anda

Template Settings

Color

For each color, the params below will give default values
Blue Red Oranges Green Purple Pink

Body

Background Color
Text Color

Header

Background Color

Footer

Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction